Kepengurusan MUI Banyumas Masa Khidmat 2020-2025 Dilantik
ENHAPRENEUR - Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas masa khidmat 2020-2025, dilantik di Pendopo Sipanji Purwokerto, pada Jumat, 11 September 2020.
Ketua MUI Kabupaten Banyumas yang baru, Drs KH Taefur Arofat M.Pd.I mengatakan, bahwa MUI bukan bagian dari pemerintah dan juga bukan bagian yang beroposisi.
MUI Kabupaten Banyumas, lanjutnya, memiliki agenda besar, yaitu ingin mendorong terciptanya semangat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariyah.
Menurutnya, MUI harus menjadi rumah besar bagi umat islam di Banyumas.
“Selanjutnya PR MUI terdekat adalah akan melakukan peningkatan SDM bagi penyenggara kegiatan keagamaan, mereka akan kita pacu agar mempunyai standart yang cukup,” katanya.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Tengah KH. Dr. Ahmad Daroji, M.Si mengatakan, kunci hidup sehat salah satunya adalah selalu gembira dan membuat orang-orang juga bahagia.
Selanjutanya, dalam melaksanakan program kerja, MUI harus menyentuh kemaslahatan umat dengan program yang lebih spesipik kepada masyarakat.
“MUI ga boleh masa bodoh, apabila saat ini ada pandemi Covid-19 MUI harus menjadi juru bicara yang baik untuk umat,” ujarnya.
Ia juga menyarankan, agar Sekretariat MUI dapat disatukan dengan Komplek Islamic Center yang digagas oleh Bupati Banyumas Achmad Husein.
Menanggapi rencana pembangunan Islamic Center, Bupati Banyumas Achmad Husein meminta, agar MUI secara bersama-sama mewujudkan menjadi rumah besar bagi umat Islam di Banyumas.
Menurutnya, Islamic center akan dikelola sebuah yayasan yang nantinya diharapkan bisa menyatukan dan mengembangkan Islam di Banyumas menjadi lebih besar dan bersatu.
“Terkait sekretariat MUI, saya ga mau janji. Karena disini ada beberapa anggota yang bisa ikut membantu saya dalam mewujudkan itu,” kata Bupati Husein.*** Sumber : https://lensabanyumas.pikiran-rakyat.com/
Posting Komentar