Minggu, 08 November 2015

Seminar Nasional Technopreneurship di UNDIP

Pada hari Minggu, 8 November 2015 Nurul Hidayat Dosen Jurusan Teknik Informatika FT Unsoed menjadi Pembicara dalam Seminar Nasional Technoprenurship dengan Tema “Indonesia Mandiri, Bersama Teknologi” di Auditorium Prof. Soedarto Kampus UNDIP Semarang. Hal ini semakin membuktikan bahwa tenaga pendidik Unsoed tidak hanya diakui kapasitasnya di lingkungan internal namun juga eksternal. Bangsa Indonesia, membutuhkan banyak wirausaha untuk menjadikan negara ini pemimpin bagi negara – negara lain terutama dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Indonesia memang harus meningkatkan daya saing untuk memastikan kesiapannya menghadapi persaingan. Disinilah, kreativitas dan inovasi dapat menjadi senjata andalan  dalam menghadapi tantangan tersebut. Setiap kampus, harus mendorong jiwa kewirausahaan.  Karena, bisa menciptakan lapangan kerja yang banyak. Untuk membantu mahasiswa dan lulusan mencapai potensi maksimalnya sebagai inovator dan technopreneur, fasilitasi dan pendampingan yang sistematis melalui kegiatan kurikuler maupun ko-kurikuler perlu dilakukan.  Partisipasi berbagai pihak, teori dan pendekatan digunakan dalam proses pendidikan untuk menghasilkan inovator dan teknopreneur handal. Dengan beragamnya jenis program, target, partisipan dan tujuan, maka akumulasi pengalaman dan pengetahuan ini menjadi penting untuk menjadi pembelajaran bersama. Salah satu langkah awal setiap kampus harus mempunyai Lembaga Inkubator Bisnis.
Lembaga Inkubator Bisnis mempunyai program yang didesain untuk membina dan mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis melalui rangkaian program permodalan yang diikuti oleh dukungan kemitraan / pembinaan elemen bisnis lainnya dengan tujuan menjadikan usaha start-up mahasiswa tersebut menjadi perusahaan yang profitable, memiliki pengelolaan organisasi dan keuangan yang benar, serta menjadi perusahaan yang sustainable, hingga akhirnya memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Technopreneursip yang memadukan   proses   teknologi   dan   kemampuan   berwirausaha merupakan   sumber   yang sesungguhnya untuk kekuatan ekonomi berbasis pengetahuan. Technopreneurship merupakan proses sintesis dalam rekayasa untuk masa depan manusia, organisasi, negara dan bangsa.Panduan strategi dan proses pengambilan keputusan menjadi makin diminati dan kompleks.
Perkembangan   dan   penerapan   Technopreneurship   di   era   Globalisasi  saat   ini   telah   banyak membawa dampak perubahan pada area bisnis saat ini. Jika kita lihat ke 2 -3 dekade yang lalu, maka sebut saja Taiwan, Korea  Selatan dan Singapura masih digolongkan sebagai  Negara Berkembang.   Namun   sekarang   Negara-negara   ini   telah   menjadi   Negara   maju     dengan perekonomian yang didasarkan pada Industri Teknologi. Perkembangan Korea diawali dengan industri tradisional kemudian diikuti oleh industri semikonduktor. Sedangkan Singapura memiliki kontrak di bidang elektronik dengan perusahaan-perusahaan barat kemudian diikuti juga oleh manufaktur semikonduktor. Taiwan terkenal dengan industri asesoris Komputer Pribadi (PC). Rahasia lain yang membuat perkembangan negara-negara ini melejit adalah adanya inovasi. Jadi Sistem Inovasi akan terwujud jika kita semua menyadari bahwa untuk mendorong hasil R&D yang dilakukan oleh perguruan tinggi benar-benar dapat diadopsi oleh industri dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidaklah mudah.  Dibutuhkan komitmen dan dukungan dari semua aktor inovasi dan masyarakat itu sendiri. Teknologi akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan memajukan peradaban, apabila dibangun dalam suatu sistem yang harmonis diantara unsur tersebut.
UNDIP - Seminar Nasional Technopreneurship 2015

Dalam akhir pemaparan Nurul mengatakan tepat sejak jika usaha di mulai saat duduk di bangku kuliah Perguruan Tinggi, tentunya dimulai dengan passion (usaha yang sesuai dengan hati nurani), selanjutnya action (segera memulai usaha), jangan Malu dan terus jangan lupa libatkan Tuhan YME.

0 komentar:

Posting Komentar