Minggu, 24 Mei 2015

Tip dan Trik Test PAPs UGM

Tes Potensi Akademik ini umumnya memiliki empat jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, tes logika, dan tes spasial atau gambar.

Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.

Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.

Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.

1. Test VERBAL
Tes Sinonim
Tes Antonim
Tes Padanan Hubungan 

Tes Pengelompokan Kata 

2. Test ANGKA
Tes Aritmetik
Tes Seri Angka
Tes Seri Huruf                   
Tes Logika Angka
Tes Angka Dalam Cerita

3. Test LOGIKA
Tes Logika Umum
Tes Analisa Silogisme
Tes Logika cerita
Tes Logika diagram

4. Test GAMBAR
Tes Seri Gambar
Tes Hubungan Gambar
Tes Pengelompokan Gambar
Tes Bayangan Gambar
Tes Identifikasi Gambar

Memulai Melakukan Latihan
A. Test VERBAL
A.1. Test Sinonim (Persamaan Kata)

Soal dari tes persamaan kata ini meminta anda untuk mencari satu kata yang setara atau sama atau serupa maknanya dengan makna kata tertentu yang diminta. Visit : http://www.persamaankata.com
Bisa liat di Youtube 
https://www.youtube.com/watch?v=aT5Lqi412es&list=PLp2qmLx9q7hisgRArsLIN3GlVR52NpSox&index=6

Yuana = Muda - Yuvenil
Yayi = Adik
Yurisdiksi = Otoritas/Dominan
Yojana = Jarak/Ujana
Yuda = Perang
Agitasi = Hasutan
Prominen = Trekemuka
Divestasi=Pelepasan


A.2. Tes Potensi Akademik Verbal Antonim
 
Tes antonim ini cukup sederhana. Anda diminta untuk mencari lawan kata atau kata yang bertentangan dengan kata tertentu.

Delusi >< Ilusi
Esoteris >< Umum
Surai >< Bertemu
Masygul >< Senang
Altruisme >< Egoisme
Retro >< Modern
 Resesi >< Kemajuan

A.3. Tes Analogi
Dalam test ini, anda dituntut untuk bisa mengaitkan hubungan antar kata. Hubungan yang biasa keluar . Beberapa hubungan yang sering keluar:
  • Hubungan urutan: mana yang duluan dan mana yang setelahnya. Contoh: KERING terjadi setelah LEMBAB, GELAP terjadi setelah REMANG-REMANG
  • Hubungan definisiDiterangkan menerangkan atau menerangkan diterangkan. Contoh: GURU bekerja di SEKOLAH, PETANI bekerja di LADANG
  • Hubungan ukuran. Contoh: SAMUDERA itu LAUT yang luas, BENUA itu PULAU yang luas
  • Hubungan golongan. Contoh: KUDA LAUT itu bukan sejenis KUDA, CACING bukan sejenis BELUT
  • Hubungan habitat. Contoh: IKAN hidupnya di AIR, GAJAH hidup di DARAT
  • Hubungan sebab akibat. Contoh: HAUS karena kurang AIR, LAPAR karena kurang MAKAN
  • Hubungan sifat. Contoh: MONTIR bekerja dengan menggunakan alat OBENG, PETANI menggunakan CANGKUL
  • Hubungan fungsi. Contoh: SENAPAN untuk BERBURU, PERANGKAP untuk MENANGKAP
  • Hubungan asosiasi. Contoh: Ada KULIT yang disusun SISIK, ada ATAP yang disusun GENTENG


Ruar Kiri dan Kanan mempunyai kesamaan pola atau kesamaan hubungan.
Ulat:Kepompong:Kupu2x sama Telur:Jentik:Nyamuk
Kepak:Sayap Hentak:Kaki

A.4. Test Pengelompokan Kata

A.5. Pemahman Wacana
Test Soal Cerita
Tip dan Trik :
Baca Soal baru di cocokkan

B. Test Numerik

B.1. Tes Numerik Aritmetik (Hitungan)
Soal jenis ini sebenarnya cukup sederhana. Karena hanya merupakan hitungan dasar. Namun, soal-soal aritmetik dalam tes TPA seringkali menyajikan angka-angka yang alot alias kurang enak dihitung. Oleh karena itu, bagi mereka yang tidak teliti, umumnya akan mudah terpeleset hasil hitungannya.
 


Ruang Lingkup
Topik/Materi
SNMPTN 2009
SNMPTN 2010
SNMPTN 2011
SNMPTN 2012
SBMPTN 2013
Larik
Barisan 1 Larik
1

2
3

Barisan 2 Larik

5
3
2

Barisan 3 Larik

5



Barisan 4 Larik


2


Bertingkat
Barisan bertingkat 2


1
2

Fibonacci
Barisan Fibonacci
1




Barisan bertipe Fibonacci


1


Kombinasi
Barisan larik + bertingkat


1
4

Barisan larik + Fibonacci





Barisan bertingkat + Fibonacci






JUMLAH SOAL
2
10
10
11
10

Contoh soal 1
 
Berapakah nilai dari
8,0049 : 0,0015 =
A. 5336,6
B. 533,66
C. 53,366
D. 53366
E. 533,55

Contoh soal 2
 
Berapakah 27,5% dari 200 ?
A. 45
B. 550
C. 55
D. 54
E. 54,5



B.2. Tes Seri Angka
Untuk mengerjakan tes numerik seri angka ini, peserta harus mampu menganalisa deret urutan paling logis dan konsisten dari angka-angka yang diberikan. Terkadang seolah ada dua jawaban yang memungkinkan. Namun demikian, sesungguhnya hanya ada satu pilihan jawaban yang benar.
 
Contoh soal 1
 
Seri angka : 75 97 60 92 45 selanjutnya...
A. 87
B. 78
C. 102
D. 75
E. 54

Contoh soal 2
 
Seri angka: 1 5 9 2 6 10 3 selanjutnya...
A. 6  11  4
B. 7  11  4
C. 7  12  5
D. 6  12  3
E. 8  11  5 



B.3. Tes Seri Huruf   
Tes seri huruf ini prinsipnya adalah sama dengan tes seri angka. Peserta diminta untuk mencari deret urutan huruf selanjutnya dari deretan huruf yang ada. Untuk mendapatkan jawaban, seorang peserta memang haruslah jeli dan banyak berlatih untuk mempertajam daya analisa dan kejeliannya.
 
Contoh soal 1

Seri huruf: e h a j m b selanjutnya adalah...
A. p s
B. p t
C. o q
D. o r
E. o s

Contoh soal 2
 
Suatu seri huruf : z v r selanjutnya adalah...
A. m
B. o
C. t
D. l
E. n

           

B.4. Tes Logika Angka
Dalam tes logika angka ini, seorang peserta tes TPA harus mampu membuat penalaran logis terhadap satu atau serangkaian persamaan angka-angka yang ada.
 
Contoh soal 1
 
Jika x-y = 1. Dan Xy = 64. Mana pernyataan yang benar berikut ini ?
A. x = y -1
B. x = y64
C. x > y
D. x = 64y
E. y = 1/64x

Contoh soal 2
 
Nilai m = 4 dan n = -4. Jika p = (-m-n)9 dan q = (-n+n)2 Maka yang benar adalah...
A. p = q
B. p > q
C. p – q = -8
D. q – p = 64
E. q < (p-64)


B.5. Tes Angka Dalam Cerita


Deret Bilangan dan Bilangan Berpola
Tip
+ Temukan Polanya


C. Test Logika

Dalam test ini kita biasanya disuruh mencari kesimpulan dari 2 premis yang di terangkan. Terkadang kita menggunakan  Logika Matematika untuk menyelesaikannya. Namun, saya pernah sekali menemukan soal logika dalam TPA yang menurut saya bisa menggunakan Logika Matematika. Namun setelah saya cek kuncinya, ternyata salah!.   Ini soalnya:
  • Jika laut pasang, dermaga tenggelam.
  • Jika dermaga tenggelam, sebagian kapal tidak dapat merapat.
Maka kesimpulannya adalah? Nah disini ada 2 jawaban yang menurut saya mungkin yaitu
C. Jika laut tidak pasang, semua kapal dapat merapat
D. Jika laut tidak pasang, sebagian kapal dapat merapat.
Saya menjawab C, karena saya pikir itu adalah ingkaran dari kesimpulan “Jika laut pasang, sebagian kapal tidak dapat merapat”. Sehingga ingkarannya “Jika laut tidak pasang, semua kapal dapat merapat.

Ternyata, ketika saya cek kunci jawabannya yang benar adalah D. Dan setelah saya pikir lagi dan tanpa mengikuti logika matematika, memang jawabannya adalah D.
Jadi, saran saya untuk mengerjakan rumus Logika (Penarikan Rumus) ini adalah gunakan Diagram Venn. Udah tau kan diagram Venn bagaimana?? Pelajaran kelas 7 SMP lho.. 😛



https://www.youtube.com/watch?v=szl3sXEWBNY

Referensi :
http://www.persamaankata.com/33534/yuvenil
http://syaifulamri888.blogspot.com/

https://www.zenius.net
https://www.youtube.com/watch?v=g5njNrDSXu0 (Deret Bilangan)
https://www.youtube.com/watch?v=yny0l8cJ2fI (Venn - Himpunan)
https://www.youtube.com/watch?v=D2HsH6ErU4Y&index=22&list=PLUaXgyjT6x7-AZLzdX3ZKoj_PbSs61mhd
https://www.youtube.com/watch?v=x2fl-6irg5g (Kuantor)

http://www.tespotensiakademik.com/Tes-Numerik-TPA-Aritmetik.php

http://www.ulil.org/tips-mengerjakan-soal-tes-potensi-akademik-tpa/
http://pak-anang.blogspot.com/2013/05/pembahasan-soal-tpa-snmptn-2012_9198.html?spref=link


0 komentar:

Posting Komentar